Minggu, 11 Januari 2015

ORAD (Olah Raga Arus Deras) AMAN UNTUK ANAK - ANAK


Berperahu mengarungi sungai berarus deras. Bunyi gemuruh riak air mengiringi dari awal hingga akhir. Meski lidah-lidah air, tubuh kadang kala terombang-ambing sambil harus terus mendayung. "Dayung Maju!" teriak kapten sesaat perahu akan masuk riam, lalu disusul, "potong, potong dayung kuat!", ketika bagian depan perahu mengangkat keatas tepat ditengah riam, semua mendayung sekuat tenaga. Diakhir riam, harus menghindari belokan sungai, "kiri balik...dayung maju!!!" teriak kapten ketika melihat arus eddies disebelah kirinya. Perahu memasuki eddies, berputar-putar, semua menarik nafas.
Kondisi seperti itu akan kita temui bila berolahraga arus deras. Dalam hitungan detik setiap kondisi dapat berubah, misalkan ditengah riam yang besar, salah seorang awak perahu terlempar keluar dan harus berusaha menyelamatkan diri keluar dari kondisi itu sambil sesekali terteguk.
Demikian ORAD (Olah Raga Arus Deras) termasuk salah satu Kegiatan Alam Terbuka (KAT) yang beresiko tinggi. Resiko itu dapat kita kurangi bila sebelum pengarungan dilakukan persiapan yang baik. Persiapan yang baik adalah belajar dan berlatih dengan baik, secara teknis, keterampilan, maupun pengetahuan.
Selama ini di indonesia khususnya ORAD diperuntukan untuk kaum dewasa saja hampir tidak menyentuh kepada anak-anak umur 6 - 11 tahun. Olah Raga Arus Deras (ORAD) memang masuk kategori olah raga beresiko tinggi namun dengan persiapan yang baik resiko itu bisa dikurangi. Dengan pemilihan grid sungai yang tepat utuk anak-anak tanpa mengurangi Arus Deras nya dan diback up oleh tim Rescue yang berpengalaman serta memahami Emergency Rescue Procedure (ERP) maka kita dapat mengurangi resiko saat berkegiatan.
Jadi Olah Raga Arus Deras AMAN untuk anak - anak dengan pendampingan yang tepat anak - anak dapat bermain dengan gembira dan aman. JANGAN RAGU!!! selamat mencoba!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar